background

Tingkatkan PAD Tanpa Merusak Lingkungan

Tingkatkan PAD Tanpa Merusak Lingkungan

 

Oleh Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc. MMA
Berbagai langkah telah banyak dilakukan pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Karangasem untuk memicu peningkatan PAD. Kebijakan-kebijakan dalam bentuk Perda dan Perbup juga telah diambil untuk mendorong aktivitas ekonomi di daerah seperti mengundang investor untuk membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan anggaran belanja daerah untuk masyarakat. 
 
Namun di sisi lain, hasrat yang tinggi dalam menarik investor terkadang melupakan dimensi keberlanjutannya, terutama terkait dengan lingkungan. Salah satu contoh yang sering terjadi adalah kerusakan lingkungan seperti longsoran dan kerusakan muka alam. Eksploitasi terhadap pengelolaan sumber daya alam harus terkontrol dan dilandasi oleh kajian-kajian analisis dampak lingkungan yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan. 
 
Ini berarti bahwa pemerintah daerah dan provinsi sesuai dengan kewenangannya agar menjadi punggawa dalam mengawal kajian analisis dampak lingkungannya yang dilengkapi dengan rencana pengelolaan lingkungan dan pengendalian lingkungan. 
 
Keterlibatan warga masyarakat lokal dan pemerintah setempat harus dilibatkan sejak awal, seperti prarencana, sosialisasi sampai dengan monitoring dan evaluasinya. Para investor juga harus sejak awal tampil di hadapan masyarakat sehingga terlihat adanya komitmen untuk membangun daerah dan memberikan kontribusi kepada msyarakat dengan tetap menjaga kelestarian sumber daya alam yang ada.
 
Pemerintah dengan berbagai instrumen yang dimiliki agar dapat diberdayakan secara optimal dalam menjaga program-program peningkatan PAD dan mengontrol serta mengendalikan berbagai aktivitas yang dilakukan, terlebih lagi jika mengancam eksploitasi yang besar-besaran terhadap alam. 
 
Bali memiliki nilai-nilai budaya lokal yang masih relevan untuk diimplementasikan dalam pembangunan, di antaranya adalah tri hita karana. 
 
Yang lebih membahayakan dalam peningkatan PAD adalah adanya upaya menutup mata terhadap aktivitas illegal dari investor, seperti penambangan Galian C meskipun telah berkontribusi ekonomis kepada pemerintah dan masyarakat. 
 
Tetapi di masa mendatang dapat mengakibatkan degradasinya sumber daya alam karena tanpa memperhatikan aspek lingkungan yang berkelanjutan. Ke depan diharapkan Bupati beserta jajarannya mengambil langkah-langkah antisipatif guna menghindari adanya aktivitas illegal, seperti penambangan Galian C. 

 

 

Berita ini pernah terbit pada laman atnews.id